Jumat, 11 Mei 2018

Hakikat dan Tujuan Fungsi Sarana dan Prasarana Penjas

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar belakang
Sarana prasarana secara umum banyak diartikan menurut beberapa sumber. Sarana adalah perlengkapan yang dapat dipindah-pindahkan untuk mendukung fungsi kegiatan dan satuan pendidikan, yang meliputi : peralatan, perabotan, media pendidikan dan buku (Internet menurut Asep). Sarana adalah segala sesuatu yang dipakai sebagai alat dalam mencapai makana dan tujuan.
  Prasarana adalah segala sesuatu yang merupakan penunjang utama terselenggaranya suatu proses(Kamus Besar Bahasa Indonesia). Sarana prasarana adalah alat secara fisik untuk menyampaikan isi pembelajaran (Sagne dan Brigs dalam Latuheru, 1988:13). Dari berbagai definisi menurut para ahli dapat diartikan bahwa sarana prasarana adalah sumber daya pendukung yang terdiri dari segala bentuk jenis bangunan/tanpa bangunan beserta dengan perlengkapannya dan memenuhi persyaratan untuk pelaksanaan kegiatan.
Sarana prasarana olah raga adalah suatu bentuk permanen, baik itu ruangan di luar maupun di dalam. Contoh : cymnasium, lapangan permainan, kolam renang, dsb. (Wirjasanto 1984:154). Pengertian sarana prasarana tidak seperti yang di atas, namun ada beberapa pengertian lain menurut sumber yang berbeda pula.
Sarana prasarana olah raga adalah semua sarana prasarana olah raga yang meliputi semua lapangan dan bangunan olah raga beserta perkengkapannya untuk melaksanakan program kegiatan olahraga (Seminar Prasarana OlahRaga Untuk Sekolah dan Hubungannya dengan Lingkungan (1978).
B. Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah yang akan dibahas dalam pembuatan makalah ini adalah sebagai berikut:
1. Apakah hakikat sarana dan prasarana penjas?
2. Apa tujuan sarana dan prasarana penjas?
3. Apa fungsi sarana dan prasarana penjas?
C. Tujuan
Adapun tujuan-tujuan yang ingin dicapai dalam pembuatan makalah ini, yaitu sebagai berikut:
1. Untuk mengetahui hakikat sarana dan prasarana penjas
2. Untuk mengetahui tujuan sarana dan prasarana penjas
3. Untuk mengetahui fungsi sarana dan prasarana penjas

BAB II
PEMBAHASAN

A. Hakikat Sarana dan Prasarana Penjas
1. Sarana penjas
Istilah sarana mengandung arti sesuatu yang dapat digunakan atau dapat dimanfaatkan.Sarana pendidikan jasmani ialah segala sesuatu yang dapat digunakan atau dimanfaatkan di dalam pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan.Demikian juga dengan prasarana yaitu segala sesuatu fasilitas yang melengkapi kebutuhan sarana yang dimiliki sifat permanen atau tidak dapat dipindahkan. Hal ini senada dengan yang dikemukakan oleh Agus S. Suryobroto (2004: 4), sarana atau alat adalah segala sesuatu yang diperlukan dalam pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan, yang mudah dibawa, dan dapat dipindahkan oleh pelakunya atau siswa. Sedangkan prasarana atau fasilitas adalah sesuatu yang diperlukan dalam pembelajaran pendidikan jasmani, bersifat permanen atau tidak dapat di pindah-pindahkan.
Menurut Soepartono (1999: 5-6), sarana olahraga adalah sesuatu yang dapat digunakan atau dimanfaatkan dalam pelaksanaan atau dimanfaatkan dalam pelaksanaan kegiatan olahraga atau pendidikan jasmani. Sedangkan secara umum prasarana berarti segala sesuatu yang merupakan penunjang yang mempermudah atau memperlancar proses pembelajaran dan memiliki sifat yang relatif permanen. Salah satu sifat tersebut adalah susah dipindahkan.
Menurut Soepartono (2000: 6), sarana pendidikan jasmani merupakan terjemahan dari “Facilitie”, sesuatu yang dapat digunakan dan dimanfaatkan dalam pelaksanaan kegiatan olahraga atau pendidikan jasmani. Sarana olahraga dapat dibedakan menjadi dua kelompok yaitu :
a. Peralatan (apparatus)
Peralatan adalah sesuatu yang digunakan, contoh : palang tunggal, palang sejajar, gelang-gelang, dan lain-lain.
b. Perlengkapan (device)
Terdiri  dari:  Pertama,  sesuatu  yang  melengkapi  kebutuhan prasarana, misalnya: net, bendera untuk tanda, garis batas. Kedua, sesuatu yang dapat dimainkan atau dimanipulasi dengan tangan atau kaki, misalnya: bola, raket, pemukul.
Berdasarkan pendapat para ahli diatas dapat disimpulkan bahwa sarana adalah alat olahraga yang digunakan untuk kelancaran pembelajaran pendidikan jasmaniolahraga dan kesehatan, mudah dipindah-pindahkan, harga lebih murah, dan dapat dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan siswa, dan membantu pencapaian tujuan pendidikan jasmani
2. Hakikat Prasarana Penjas
Secara umum prasarana berarti segala sesuatu yang merupakan penunjang terselenggaranya suatu proses (usaha atau pembangunan). Menurut Agus S. Suryobroto (2004: 4), prasarana atau perkakas adalah segala sesuatu yang diperlukan dalam pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan, mudah dipindah tetapi berat. Contoh: Matras, peti lompat, meja tenis meja, trampolin, dan lain-lain. Menurut Soepartono (2000: 4), prasarana atau fasilitas adalah segala sesuatu yang diperlukan dalam pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan, bersifat permanen atau tidak dapat dipindah-pindahkan. Contoh: Lapangan (sepakbola, bolavoli, bola basket, kasti, tenis lapangan dll). Fasilitas harus memenuhi standar minimal untuk pembelajaran, antara lain ukuran sesuai dengan kebutuhan, bersih, terang, pergantian udara lancar, dan tidak membahayakan pengguna. Dalam olahraga prasarana didefinisikan sebagai sesuatu yang mempermudah atau memperlancar tugas dan memiliki sifat yang relatif permanen. Salah satu sifat tersebut adalah susah dipindahkan.
Berdasarkan definisi tersebut dapat disebutkan beberapa contoh prasarana perkakas pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan adalah: Matras, peti lompat, meja tenis meja, trampolin, dan lain-lain. Sedangkan beberapa contoh prasarana fasilitas pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan adalah lapangan tenis, lapangan bola basket, gedung olahraga, lapangan sepakbola, stadion atletik, dan lain-lain.Gedung olahraga merupakan prasarana berfungsi serba guna yang secara berganti-ganti dapat digunakan untuk pertandingan beberapa cabang olahraga.Gedung olahraga dapat digunakan sebagai prasarana pertandingan bolavoli, prasarana olahraga bulutangkis dan lain-lain.Sedang stadion atletik di dalamnya lapangan lompat jauh, lapangan lempar cakram, lintasan lari dan lain lain.
Semua  yang  disebutkan di atas  adalah contoh-contoh prasarana olahraga yang standard. Tetapi pendidikan jasmani olahraga dan kesehatan seringkali hanya dilakukan di halaman sekolah atau di sekitar taman. Hal ini bukan karena tidak adanya larangan pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan dilakukan di halaman yang memenuhi standard, tetapi memang kondisi sekolah-sekolah saat sekarang hanya sedikit yang memiliki prasarana olahraga yang standard.
Menurut Agus S. Suryobroto (2004: 16), persyaratan sarana prasarana pendidikan jasmani adalah :
a. Aman, aman merupakan syarat paling utama yaitu sarana dan prasarana pendidikan jasmani harus terhindar dari unsur bahaya.
b. Mudah dan murah, sarana dan prasarana pendidikan jasmani mudah didapat/disiapkan/diadakan dan jika membeli tidak mahal harganya, tetapi juga tidak mudah rusak.
c. Menarik, sarana dan prasarana pendidikan jasmani dapat menarik perhatian siswa sehingga siswa merasa senang dalam penggunaannya.
d. Memacu untuk bergerak, dengan adanya sarana dan prasarana tersebut maka siswa terpacu untuk bergerak.
e. Sesuai dengan kebutuhan, dalam penyediaannya seharusnya disesuaikan dengan kebutuhan ataupun penggunaannya. Siswa SD berbeda dengan siswa SMP, siswa SMP berbeda dengan siswa SMA dan seterusnya. Misalnya, bola sepak untuk siswa SD mestinya akan cenderung lebih empukdan ringan dibandingkan dengan bola sepak untuk siswa SMP atau SMA.
f. Sesuai dengan tujuan, jika sarana dan prasarana digunakan untuk mengukur keseimbangan maka akan berkaitan dengan lebar tumpuan dan tinggi tumpuan.
g. Tidak mudah rusak, sarana dan prasarana tidak mudah rusak meskipun harganya murah.
h. Sesui dengan lingkungan, sarana dan prasarana pendidikan jasmani hendaknya disesuaikan dengan situasi dan kondisi lingkungan sekolah, misalnya, sarana dan prasarana yang cocok untuk lapangan lunaktetapi digunakan untuk lapangan keras, jelas hal ini tidak cocok.
Menurut Nadisah (1992: 56), prasarana dan sarana yang memadai jumlah dan jenisnya diasumsikan akan berperan banyak dalam pembelajaran pendidikan jasmani. Sarana dan prasarana pendidikan jasmani diperlukan dalam pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah merupakan hal yang vital, karena tanpa ada sarana dan prasarana menjadikan pembelajaran tidak berjalan dengan efektif dan efisien. Banyak faktor yang mempengaruhi pembelajaran itu dapat tercapai, seperti yang dikemukakan oleh Agus S. Suryobroto (2004: 1), bahwa pembelajaran pendidikan jasmani dapat berjalan dengan sukses dan lancar sangat ditentukan oleh beberapa unsur antara lain: guru, siswa, kurikulum, sarana dan prasarana, tujuan, metode, lingkungan yang mendukung, dan penilaian unsur yang paling menentukan keberhasilan pembelajaran pendidikan jasmani adalah guru. Akan tetapi lebih sukses apabila didukung oleh unsur yang lain seperti tersebut diatas. Sarana dan prasarana pendidikan jasmani merupakan salah satu unsur penunjang keberhasilan pembelajaran pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan, dan merupakan unsur yang menjadi masalah dimana-mana, khususnya di Indonesia.Tanpa tersedianya prasarana dan sarana yang memadai dapat mengurangi derajat ketercapaian tujuan pembelajaran.Tujuan diadakannya sarana dan prasarana adalah untuk memberikan kemudahan dalam mencapai tujuan pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan, dan memungkinkan pelaksanaan program kegiatan belajar mengajar pendidikan jasmani.
Berdasarkan pendapat para ahli diatas prasarana adalah segala jenis bangunan atau tempat yang digunakan dalam proses pembelajaran pendidikan jasmani atau untuk aktivitas olahraga yang tidak dapat dipindah-pindahkan dan pemakaiannya bisa dalam jangka waktu yang lama. Hal ini yang menimbulkan tuntutan bagi sekolah untuk mengusahakan pengadaan sarana dan prasarana pendidikan jasmani serta keterampilan bagi guru pendidikan jasmani, olahraga dan kesehatan dalam  mengelola sarana dan  prasarana yang  tersedia menjadi lebih menarik dan sesuai dalam proses pembelajarannya.


B. Tujuan Sarana dan Prasarana Penjas
Menurut Agus S. Suryobroto (2004: 46), sarana dan  prasarana pendidikan jasmani bertujuan untuk:
1. Memper lancar jalannya pembelajaran. Dengan adanya sarana dan prasarana pendidikan jasmani dapat berjalan dengan lancar, sehingga siswa tidak perlu antri atau menunggu siswa lain dalam melakukan aktivitas.
2. Memudahkan gerakan. Dengan adanya sarana dan prasarana pendidikan jasmani yang memadai akan memperlancar siswa dalam mealakukan aktivitas.
3. Mempersulitt gerakan. Maksudnya siswa akan lebih senang dalam melakukan aktivitas gerakan tanpa alat akan lebih senang dan mudah bila dibandingkan dengan menggunakan alat.
4. Memacu siswa dalam bergerak. Dengan adanya sarana dan prasarana pendidikan jasmani yang lengkap maka akan memacu siswa dalam melakukan aktivitas olahraga dengan menggunakan alat.
5. Kelangsungan aktivitas, kerena jika tidak ada maka tidak akan jalan. Misalnya siswa akan bermain sepakbola tanpa adanya lapangan dan bola maka permainan sepakbola tidak akan berjalan.
6. Menjadikan siswa tidak takut melakukan gerakan atau aktivitas. Maksudnya agar siswa tidak ragu-ragu lagi melakukan aktivitas pendidika jasmani.

Dengan demikinan dapat dinyatakan bahwa pendidikan jasmani tidak dapat dilaksanakan atau akan terhambat bila tidak memiliki sarana, prasarana, dan fasilitasyang memadai. Untuk memperlancar proses pembelajaran pendidikan jasmani, sekolah sangat membutuhkan sarana, prasarana, dan fasilitasyang memnuhi syarat, terutama pada saat praktik di lapangan baik jumlah ataupun kondisinya yang baik. Dari pendapat ahli di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa sarana, prasarana dan fasilitas pendidikan jasmani sangat vital keberadaanya, karena tanpa adanya sarana dan prasarana menjadikan proses pembelajaran tidak dapat berjalan dengan efektif dan efesien, sehingga tujuan pembelajaran pendidikan jasmani tidak akan tercapai.


C. Fungsi Sarana dan Prasarana Penjas
Sarana dan prasarana olahraga merupakan modal utama dalam penyelenggaraan kegiatan olahraga, melalui peningkatan ketersediaan fasilitas olahraga yang berkualitas baik dan memadai dalam artian harus di sesuaikan dengan standart keutuhan ruang perorangan.
Sarana dan prasarana olahraga adalah daya pendukung yang terdiri dari segala bentuk jenis peralatan dan tempat berbentuk bangunan yang di gunakan dalam memenuhi prasaratan yang di tetapkan untuk pelaksanaan program olahraga.
Fungsi sarana dan prasarana olahraga adalah sebagai pendukung pelaksanan suatu kegiatan terutama dalam pengajaran olahraga. Manfaat sarana dan prasarana olahraga adalah dapat meningkatkan kualitas kesehatan dengan pemakaian alat dan tempat olahraga dengan benar.
 Fungsi prasarana beserta sarananya adalah sebagai lokasi atau tempat dalam bisnis maupun aktivitas olahraga. Sehingga akan saling mendukung dengan adanya tempat dan juga perlengkapan beraktivitas.
Selain itu sarana dan prasarana yang berkualitas baik juga berperan penting dalam keselamatan penggunanya, sehingga dapat mengurangi faktor cidera dalam pelaksanaan kegiatan yang menggunakan sarana dan prasarana tersebut.
Jadi fungsi dari sarana dan prasarana menurut kelompok kami yakni dapat disimpulkan sebagai alat pendukung dan membantu kelancaran terlaksananya suatu kegiatan jasmani, dengan demikian akan terwujudnya suatu kegiatan jasmani yang berkualitas bila didukung oleh prasarana yang juga berkualitas baik.

                                               







BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Sarana adalah perlengkapan yang dapat dipindah-pindahkan untuk mendukung fungsi kegiatan dan satuan pendidikan yang meliputi perlatan, perabotan, dan buku.
Prasarana adalah segala sesuatu yang menjadi penunjang utama terselenggarnaya suatu proses. Contohnya lapangan bulu tangkis, lapangan basket dll.
B. Saran
Sarana dan prasarana penjas merupakan hal yang sangat menunjang tercapainya suatu tujuan dalam melakukan olahraga,jadi sangat penting ketersediaan sarana dan prasarana dalam melakukan aktifitas fisik maupun non fisik.




















DAFTAR PUSTAKA

(Kumpulan Makalah Manajemen OlahRaga : 38) (http://rosy46nelli.wordpress.com/2009/12/15/sarana-prasarana-olahraga/). Di akses 2018-03-04
(http://santriw4n.wordpress.com/2009/11/14/sarana-dan-prasarana-penjas/) Di akses 2018-03-04
(http://vicktor-wahyudy.blogspot.com/) Di akses 2018-03-04


Tidak ada komentar:

Posting Komentar